Nestle Melakukan Kemitraan Peternak Sapi Lokal Guna Meningkatkan Kualitas UMKM

Nestle Melakukan Kemitraan Peternak Sapi Lokal Guna Meningkatkan Kualitas UMKM

Pada acara penandatanganan kerja sama dalam rangka kemitraan PMA (Penanaman Modal Asing) serta PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) dengan UMKM pada 18 Januari 2021 lalu, PT Nestle Indonesia pun turut serta berkontribusi dalam kerja sama ini yakni dengan melakukan kemitraan peternak sapi lokal.

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia serta Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di kantor BKPM Jakarta. PT Nestle Indonesia serta KUD (Koperasi Unit Desa) Sumber Makmur, Ngantang, Jawa Timur melakukan pemberian bantuan teknis guna meningkatkan kualitas serta produktivitas susu segar dan juga perjanjian pembelian susu segar.

Pada tahun 2021, setiap harinya PT Nestle Indonesia membeli kurang lebih 115.000 liter susu segar dari 3.300 peternak sapi perah anggota dari KUD Sumber Makmur. Nilai pembelian pada tahun ini mencapai 270 miliar rupiah, sehingga kerja sama ini dapat saling menguntungkan kedua belah pihak.

Meskipun begitu, Nestle telah membeli bahan baku dari peternak sapi perah lokal sejak tahun 1975 silam. Pada awalnya, mereka hanya memasok 160 liter susu sapi segar setiap harinya ke pabrik Nestle melalui koperasi susu.

PT Nestle Indonesia berfokus Menciptakan Manfaat Bersama atau Creating Shared Value dengan para peternak sapi perah lokal, guna memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku berkualitas tinggi sebagai kebutuhan produksi. Tak hanya itu, kemitraan peternak sapi lokal ini juga membuka akses ke pasar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan hidup para peternak dan keluarganya.

Melalui tim Milk Procurement and Dairy Development (MPDD), Nestle memberikan pendampingan kepada para peternak sapi perah secara finansial hingga teknis. Para peternak diberikan pelatihan berupa praktik peternakan sapi perah, yang juga mencakup teknik instalasi water ad libitum di kandang sapi guna memastikan ketersediaan air bersih untuk sapi hingga perawatan dasar kesehatan sapi.

Pentingnya UMKM Bagi Perekonomian Indonesia

UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah mengemban peran penting bagi perekonomian masyarakat Indonesia, bahkan Pemerintah pun turut memandang penting keberadaan pelaku UMKM tak terkecuali para peternak sapi perah lokal.

UMKM dinilai dapat memberikan manfaat secara langsung terhadap masyarakat sektor bawah, sehingga keberadaan UMKM sangat penting bagi perekonomian Indonesia dikarenakan:

  • UMKM Mampu Meratakan Tingkat Perekonomian Rakyat Kecil

UMKM turut mengambil peran penting dalam hal pemerataan ekonomi masyarakat kecil. Tak seperti perusahaan besar yang umumnya berada di perkotaan, UMKM berlokasi di berbagai wilayah termasuk di daerah yang jauh dari perkembangan zaman.

  • UMKM Mampu Mengentaskan Masyarakat Dari Jurang Kemiskinan

Selain meratakan tingkat perekonomian masyarakat kecil, UMKM juga dinilai mampu mengentaskan masyarakat dari jurang kemiskinan. Pasalnya, UMKM banyak menyerap tenaga kerja sehingga mampu mengurangi angka pengangguran.

Kemitraan peternak sapi lokal yang terjalin dengan Nestle dapat membantu peternak sapi perah untuk melengkapi peralatan peternakan hingga memperbaiki kandang sapi. Selain itu, peternak juga mendapatkan dukungan guna meningkatkan kesejahteraan mereka.

spacer